Author Archive

Dear All….

Hari Ini…Umat Manusia YAnG bEraGama Kristen dan Islam…Memperingati Hari Kelahiran Nabi Isa….

Bagi Umat Kristen…Natal…Merupakan Hari Kelahiran Yesus Kristus…yang Dalam Agama Islam…dikenal dengan Isa AlaihisSalam….

Terlepas dari adanya kontroversi tanggal kelahiran Nabi Isa bagi Umat Islam…sejatinya.. hanya .dua Nabi (mohon dikoreksi apabila saya salah ) yang diingat hari Kelahirannya secara umum bagi Umat Islam ….yaitu Nabi Muhammad Sallahu Alaihii Wassalam dan Isa Alaihis Salam…maka….

Sejatinya…apabila Seorang Nabi / Rasul diyakini  membawa Kedamaian……………………………………

.Semoga Kedamaian Natal…selalu dapat dihidupkan dalam KeseHArian Rekan-reKAn KRistiani Yang Merayakan Natal…

Sementara UNtuk Ummat ISlam…

Kehidupan dan Kebersahajaan Isa AS….adalah hal yang layak untuk digadang-gadangkan….(Maaf bukan berarti saya tidak pro ummat ISlam yang Bolak Balik Pergi Haji …tapi secara sosial…timpang…bahkan UangPERgi hajinYa Pun boleh dipertanyakan….contoh palinggress…salah satu BuPAti di Negeri ini…)

Semoga Kita…Selalu dapat Memetik Hikmah, MengamBIL PelaJAran dan Mencontoh Perilaku Serta Teladan dari Nabi ISa Alaihis Salam/Yesus Kristus….Amien…

Comments No Comments »

Nah…apabila Anda beruntung…Anda dapat menemukan Presean; yaitu sejenis petarungan antara dua petarung dengan menggunakan rotan sebagai senjata. Masing-masing petarung juga dibekali dengan tameng…

 

 

Presean, menurut sejarahnya berasal dari  legenda petarungan dua orang pangeran yang memperebutkan dewi Mandalika. Menurut beberapa orang Lombok yang saya temui, Presean di Lombok Tengah, kabarnya menggunakan pedang sebagai senjata…Tapi yang satu ini belum pernah saya temukan dengan mata telanjang saya…

 

 

Biasanya Presean diadakan pada bulan Agustus (untuk memperingati HUT RI) serta pada bulan Februari (termasuk dalam rangkaian acara Bahu Nyale…

 

Taman Narmada, memiliki beberapa ruang yang dapat dijadikan tempat kita beristirahat selama di sana. Termasuk beberapa kolam yang dijadikan sarana pemancingan. Saran saya, nikmatilah rumput di sekitar kolam pancing ikan…Tidur di sana menyenangkan

 

Silakan dicoba…..

Comments No Comments »

Narmada adalah Kecamatan di Lombok Barat, NTB, 12 km dari kota Mataram. Kota AIR. Aman Indah dan Rapi. Tapi, tidak hanya sekadar singkatan, Narmada memang merupakan salah satu kecamatan yang paling banyak memiliki sumber mata air di Lombok Barat.

Narmada memiliki banyak tempat yang dapat Anda kunjungi, ada Taman Narmada, Taman Lingsar, Taman Suranadi, Sesaot, dan lain-lain…

Kita mulai dari Taman Narmada

Taman Narmada merupakan taman  yang didirikan oleh salah satu raja bali yang  menguasai pulau Lombok. Keberadaan Bali dan Hindu Bali, dikukuhkan dengan keberadaan Pura di lingkungan Taman Narmada.

Taman Narmada memiliki danau, yang kabarnya merupakan miniatur dari Segara Anakan di Kaki Gunung Rinjani, Lombok. Selain itu, terdapat beberapa sumber mata air, di sisi Danau , yang sayang sekali apabila Anda tidak mencoba mandi di sana.

Di Taman Narmada, terdapat (Mata) Air Awet Muda. Air yang keluar dari mata air tersebut, kabarnya berkhasiat menjaga badan dan tubuh kita untuk tetap awet muda (silakan dicoba, sesuai dengan keyakinan masing-masing). Untuk dapat mencicipi air itu, Anda diwajibkan untuk memakai peralatan yang biasa digunakan oleh umat Sasak HIndu atau Hindu Bali. Saya telah mencoba….dan….SEGAR berat….

Masih dalam lingkungan Taman, ada kali kecil yang mengalir jernih, biasanya anak kampung suka bermain air di sana.  Ada pendapat di sebagian orang Narmada, sekali kita ke Taman Narmada, maka kita akan kembali lagi ke sana… Percaya atau tidak, saya telah beberapa kali bolak balik Taman Narmada, dan terbukti…ada aja yang tiba-tiba membawa saya untuk kembali ke sana.

Ada juga kolam renang, yang memang dibuat untuk wisatawan mandi di sana, tapi, saya lebih menyarankan Anda untuk langsung mandi di mata air, dari bawah salah satu pohon di sana, bukan dari air yang mengalir ke kolam renang..

Ini gambaran sederhana untuk menikmati Taman Narmada

Ketika masuk Anda akan di sambut suasana alam, yang tidak terlalu sejuk, kecuali di musim hujan…lalu Anda mulai menuju ke lingkungan dalam…ada miniatur Segara Anakan…lihat….di sisinya, ada tempat untuk Anda mandi…dari mata air langsung…Bayangkan ketika itu pukul 04.50, sehabis subuh….dingin…………..

Anda salah!!!, airnya hangat…oleh karena  itu,  mandilah di sana pada pagi buta…… di atas jam 7 pagi, biasanya air (malah) terasa dingin……………….

Setelah mandi, Anda hampiri pedagang di sekitar lokasi, minta dibuatkan kopi yang dicampur dengan serbat (seperti kopi jahe)…hangat… kemudian ketika matahari akan muncul, berjalanlah menuju  Pura (seperti di bukit)…dan lihatlah air yang ditimpa sinar matahari…menyejukkan…

Setelah itu, jam 8 pagi, mulai hampiri mata air awet muda….minta waktu untuk membasuh muka…rasakan kesegaran alami Indonesia…jangan lupa, kalau haus, air itu boleh langsung di minum…

Jam 9, baru mulai “nyampah” atau sarapan ala Lombok, makanlah Plecing Kangkung, Plecing Ayam, Beberuk di lingkungan Taman…setelah kenyang…istirahatlah di lokasi rindang…bawa buku…niscaya Anda terhibur….dan mudah tertidur….

Jam 12…sebelum dzuhur..mandi lagi…sebelum Ashar…mandi lagi…dan jangan ke Taman Narmada ketika hari libur….saya tidak dapat menikmatinya, dan itu bisa terjadi pada diri Anda..

Sebelum Maghrib, sebaiknya Anda keluar dari Taman…biasanya malam hari di Taman banyak nyamuk…dan anjing (di dalam Taman banyak Anjing) menjadi liar dengan kehadiran orang asing…

Lakukan hal ini minimal 3 hari berturut-turut, maka Anda merasakan nikmatnya Taman Narmada…percayalah…

Comments No Comments »

Teman - Teman, ini ada celotehan menarik dari blog sebelah.

www.matiketawaalasbyjk.blogspot.com

mudah-mudahan cukup menghibur.

Berkelit Ala SBYJK 001

Suatu ketika, penulis berhasil melakukan wawancara gaib dengan SBY, sang
pemimpin

Indonesia
saat ini. Kejadian ini benar-benar di luar dugaan penulis, mengingat penulis
tidak memiliki kemampuan indera keenam, ketujuh hingga seterusnya. Berikut
petikan wawancara tersebut

Ganggang Biru Laut :

1. Pak SBY, sewaktu pilpres pertama, ada isu yang dihembuskan
bahwa isteri Anda adalah non muslim, hal ini dijelaskan melalui nama, yaitu
Kristiani, bagaimana Anda menghadapinya?


SBY :

1. Gampang aja om, SBY kan singkatan dari Saya Bukan Yahudi, nah,  jadi jelas kan!Ganggang Biru Laut :

2. Maksud Anda (dengan ekspresi tidak mengerti), hubungannya
dengan nama tersebut?SBY :

2. Lho, kalau saya Yahudi, tentu saya akan pilih istri Yahudi, karena saya
muslim, pasti yang saya nikahi juga wanita  muslim. Itu yang saya pahami, sebab kalau saya
menganut ajaran agama tertentu, pasti saya pegang dengan baik ajaran tersebut.

Comments No Comments »

Dear all, baru-baru ini ada ribut-ribut tentang posisi SBY pada sesi foto di APEC, komentar itu dapat Anda nikmati di www.mediaindonesia.com/editorial

berikut salah satun tanggapan yang mungkin dapat Anda jadikan Fitnah (fit dan genah)

Posisi Presiden  di Sesi Foto

Bapak - Bapak Anggota Dewan, mestinya tahu diri, memang saat
ini kita harus introspeksi…kenapa malu mengakuinya…?

Makanya, banyak berfikir, bukan berkata-kata, banyak
berkarya, bukan berbicara, tunjukkan budi, bukan berahi, buktikan moral bukan
seksual…

Mari kita jujur, baik dewan, maupun presiden, sama saja
bukan, manusia biasa…betul…? karena itu yang kita buktikanadalah karya…

Harga diri bangsa itu…..

ADA pada anak-anak SD/SMP/SMA, atau MAHASISWA atau SIAPUN warga

INDONESIA yang
mengharumkan NAMA BANGSA…Atlit, Aktor, Dramawan,dan maaf, bukan ANGGOTA DEWAN
YANG TERHORMAT

Jujur saja, renovasi gedung DPR biar Anda sekalian bisa melakukan aktivitas
seksual secara lebih terpelihara…tul kan ?
wakakak… hari gini masih basa basi…

Sudahlah, kasihani bangsa ini, kasihani negara ini, kasihani
Presiden kita juga..bayangkan, karena seringnya SBY anda atur-atur, ilmu S3 yang dia miliki gak
bisa muncul dalam menjalankan pemerintahan…atau malah jangan-jangan….(?)

Wakakakak..

regards

ganggangbiru@yahoo.com

Comments No Comments »

Agama itu…
penciptaan TUHAN YMEAgama itu…
ADI KARYA TUHAN YME Ke2 Setelah Manusia

Agama itu…
Penjara bagi mereka yang merasa terkekang dengan keberadaannya

Agama itu…
Kunci kebebasan bagi mereka pengikut setia dan berakal

Agama itu…
Permainan Akal

Agama itu…
Alat pencari dukungan bagi politisi

Agama itu…
Alat pencari uang bagi para pengkhotbah atas namanya

Agama itu…
Bisnis menggiurkan kedua setelah bisnis syahwat

Agama itu…
Alat untuk perang

Agama itu…
Kunci kedamaian

Agama itu….
Pembatas antara Kemauan dan Kemaluan

Agama itu…
Permainan sejarah ketidakberdayaan manusia di bumi

Agama itu…
sarana hitung-hitungan baik dan buruk

Agama itu…
Alat cuci nama

Agama itu…
Pemberdaya yang paling ampuh

Agama itu…
Pemerdaya nomor satu

Agama itu…
Bahan tertawaan di saat khotbah atau ceramah

Agama itu…
Bahan renungan di cafe, bar, atau diskotik

Agama itu…
Sesuatu yang nama pemiliknya sering disebut kala setubuh

Agama itu…
Sesuatu yang nama pemiliknya sering disebut kala lara

Agama itu…
Rangkaian data

Agama itu…
Rangkaian Fakta

Agama itu…
Kombinasi rangkaian data dan fakta

Agama itu…
Manipulasi rangkaian data dan fakta

Agama itu…
alat pembenar di kala putus asa

Agama itu…
alat penyemangat di kala berusaha

Agama itu…
permainan otak, bukan kotak

Agama itu…
permainan akal, bukan akal-akalan

Agama itu…
tantangan tak pernah habis bagi mereka yang mencoba menggunakan akal

Agama itu…
hiasan yang memabukkan dan memalukan bagi mereka yang tak menggunakan akal

Agama itu…
sedianya permainan keteraturan

Agama itu…
sesuatu yang dimulai dari keberadaan ketidakaturan

Agama itu…
Milik-NYA ; dengan apapun IA disebut

Agama itu…
Bumerang mematikan dan berkah luar biasa bagi manusia

Agama itu…
jalan hidup bukan alat untuk hidup

Agama itu…
Permainan yang diciptakan-NYA
untuk
diamini manusia
dinikmati manusia
disesali manusia
diperdayai manusia
diberdayakan manusia

Agama itu…
Dengan apapun itu disebut…
boleh jadi…
sebuah… K e n i s c a y a a n




bier 1b
12092007

Comments 1 Comment »

Tidak Perlu Emosi (Sebuah tanggapan atas penganiayaan warga Malaysia, termasuk polisi Malaysia terhadap WNI di Malaysia)

Menyikapi masalah penganiayaan orang Malaysia untuk WNI,
baik TKI, TKW hingga wasit Karate, kita harus melihat beberapa hal.

1. Harus diakui secara akal dan otak (boleh dibaca IQ dan
keteguhan untuk kerja keras) rata-rata orangMalaysia

berada di bawah rata-rata kemampuan orang

Indonesia

, hingga

satu-satunya cara untuk membuktikan
mereka lebih kuat, semata-mata dengan tenaga itu

pun di kandang sendiri.

2. Harus diakui, bahwa seringkali
keberadaan musuh bersama dapat menyatukan kita semua, contoh turunnya Soeharto,
maka mari jadikan Malaysia musuh bersama, bunuh tidak hanya

Azahari atau Nurdin M.Top, tapi semua
yang menganiaya orang Indonesia.

3. Kita sudah tahu, SBY peragu, bahkan
ada desas desus RI 1 adalah JK, nah, mungkin gak kita masih berharap SBY untuk
tegas. Mengingat tingkat kesulitan hidup selama ini, ada

baiknya kita tidak bermimpi. Maaf, ada
selintingan SBY adalah tentara salon…maaf.

4. Kita sudah tahu, DPR RI adalah besar
mulut, besar kantong, mengumpan mulut melebarkan kantong. Maka, saatnya DPR
membuktikan diri. Jujur, sama-sama mengertilah kalau mereka

butuh balik modal untuk mengembalikan
biaya kampanye, maka, boleh dong sekali-kali mereka mencoba untuk mengorbankan
nyawa demi RI.
Kita Tunggu!

5. Tanpa harus emosi, dengan segala kerendahan hati…demi
menjaga harga diri sesama bangsaIndonesia

…kita
pekikan kembali…”GANYANG

MALAYSIA

Comments 1 Comment »

Tanggapan atas seorang penulis cerpen Fiyan Arjun ; paman_sam2@yahoo.com

http://sebuahrisalah.multiply.com

Mohon kunjungi alamat ini, atau membaca cerpen yang Ia tulis, sebelum Anda membaca cerita saya, thanks.

Assalamualaikum Wr Wb Dear Fiyan, saya baru membaca sekali cerpen Anda. Sejujurnya saya tidak memiliki penilaian yang masuk akal untuk saya utarakan, karena baru sekali membaca, tetapi, kebetulan saya seorang DO-er (drop out)er dari FSUI (sekarangFIB), mungkin ada beberapa celoteh, yang boleh didengar ataupun dilecehkan.

1. Pembelajaran saya, cerita adalah sesuatu yang bebas, ia hidup dan dihidupkan oleh pengarang, sementara pembaca, menghidupkan cerita dengan latar belakang yang dimiliki oleh sang pembaca, maka, permainan kebenaran atau kebaikan atau keburukan atau apapun namanya dari suatu cerita, adalah semata-mata sebuah permainan.

2. Cerita tidak pernah baik atau buruk, apalagi salah atau benar. Pengarang tidak pernah baik atau buruk. Pembaca tidak pernah baik buruk. Aturan main ada pada proses, apalagi cerita merupakan sebuah tuturan yang dituliskan, makaapa yang ada ceritakan adalah sebuah cerita mandiri. Ketika proses pembuatan itu memang ANDA NIKMATI maka ia adalah suatu cerita. Entah itu Cerpen, puisi, bahkan Joke Kotor sekalipun.

3. Cerita adalah ekspresi kebebasan ilahiah, yang Ia titipkan kepada si pembuat cerita untuk dinikmati proses pembuatan cerita, dengan segala kekurangan atau kelebihan pada proses tersebut, pada bagian lain, Ia juga menitipkan kenikmatan yang sama pada proses pembacaan, penuturan ulang, pengkritisan atau penelaahan hingga pelecehan.

4. Bercerita, maka adalah suatu karunia, siapapun perlu mensyukurinya, permainan apakah itu cerpen atau bukan, sajak atau bukan, cerita bersambung atau bukan, boleh jadi semata-mata pilihan yang dititipkan kepada manusia.

5. Boleh jadi, kejujuran dalam bercerita adalah ANDA HARUS MENIKMATI PROSES PEMBUATAN CERITA ITU SENDIRI, tapi itu boleh jadi. Maka, ketika pembuatan itu Anda lakukan, dan Anda hanya mengharapkan itu sebagai perwujudah manusiawi yang harus Anda kerjakan sebagai bentuk proses kesyukuran Anda atas karunia-NYA, maka apapun bentuk cerita, dan kritik atas cerita, harus Anda sikapi sebagai permainan manusiawi, yang bagian dari perwujudan Ke-Ilahiah-An yang MAHA AGUNG.

6. Berceritalah, dalam bentuk dan dengan apapun, sungguh, ketika Anda membatasi cerita Anda dengan penamaan tertentu, sesungguhnya pembatasan itu hanya akan mengecilkan karunia DIA yang sedang Anda syukuri.

7. Selamat bercerita, bebaskan diri Anda bercerita, Niatkan sebagai bentuk kesyukuran, syukur2 menjadi penebar hikmah atau minimal menghibur sesama.

Sebagai bentuk sebuah cerita, izinkan saya kutipkan alamat multiply Anda, dan saya juga cantumkan cerita saya ini dalam blog saya, baik dalam blogspot maupun friendster. Tulisan Anda, saya berikan dalam bentuk link aja.

Wallahu A’lam bishowwab

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun Terima kasih

Wassalamualaikum

Comments No Comments »

Sebuah perjalanan, memiliki langkah awal..dan langkah awal dalam suatu kehidupan sosial boleh jadi adalah komunikasi


Komunikasi boleh jadi tidak berlangsung secara utuh, bertatap muka atau bertukar kata-kata. Berangkat dari awal mula, yang mengatakan manusia pada dasarnya adalah makhluk yang belajar untuk berbicara, atau menentukan nama atas sesuatu, baik secara individu maupun bersama-sama, maka komunikasi awal mula adalah komunikasi tanpa kata-kata.Tapi, komunikasi awal mula harus diakui belum bentuk tulisan, karena tulisan baru ditemukan kemudian hari, setelah ada perkembangan berkomunikasi di dunia manusia (realitas sosial)

Maka, komunikasi awal mula, dalam hemat penulis hanya terdiri dari dua hal, entah mana yang paling awal, Anda tentukan sendiri, yaitu komunikasi Anda dengan diri Anda sendiri, dan komunikasi Anda dengan apa yang mungkin dapat Anda sebut sebagai TUHAN, atau sesuatu yang patut ANDA HARGAI secara lebih baik. Berkaitan dengan hal kedua, maka IDENTIFIKASI DIRI ANDA sebagai penganut ATEISME, boleh jadi Anda menjadikan ATEIS sebagai TUHAN Anda.Ada dua hal penting dan merupakan turunan dari kedua hal di atas. Pada bagian  komunikasi Anda dengan diri sendiri, ada hal esensial yang tidak mungkin anda pungkiri, yaitu Anda tidak mungkin membohongi diri Anda sendiri. Bagaimanapun  pandainya Anda membohongi masyarakat sekitar Anda, Anda tidak akan dapat membohongi diri Anda sendiri. Kata hati Anda, adalah hal yang nyata, ia tidak mungkin Anda bohongi,yang ada adalah Anda berusaha membohongi diri Anda sendiri, tapi secara realitas, Anda hanya berusaha melarikan diri dari diri Anda sendiri. Pertanyaannya adalah, mungkinkah?

Pada bagian Anda berkomunikasi dengan TUHAN,dengan nama apapun Anda sebut TUHAN Anda, sesungguhnya Anda mengetahui bahwa sangat tidak mungkin untuk membohongi TUHAN Anda. Bahkan pada tataran paling naif, Anda akan melihat, untuk membohongi kedua hal di atas, baik membohongi diri Anda maupun TUHAN Anda adalah suatu hal yang bohong.

..:Sebuah Tanda Tanya

Berdasarkan dua hal di atas, tentu akan sangat sulit bagi kita untuk menghindari diri sendiri dan TUHAN. Pada bagian lain, dua hal ini menjadi tonggak awal, bagi pemikiran dalam komunikasi.

Penegasan utama adalah, apabila Anda tidak dapat membohongi diri Anda, dan TUHAN Anda, kenapa Anda memaksakan diri untuk membohongi orang lain. Jujur, hal ini sulit, sebab seringkali kebohongan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari manusia. Apabila kalimat ini dijadikan pegangan, maka  keinginan untuk tidak berbohong juga sangat manusiawi.

Terakhir, ketika kita membohongi orang lain, maka kita tanpa sengaja menindas diri kita untuk dapat berbohong dan membohongi diri. Selain itu, tanpa disadari, kita telah mengajak “perang” sang Pencipta.

Sebuah awal, dari suatu proses sosial adalah komunikasi, dan sebuah akhiran dari suatu proses sosial boleh jadi terputusnya komunikasi. Maka, awal dari suatu proses komunikasi secara umum adalah kejujuran, dan ia harus juga diakhiri dengan kejujuran yang lain.

Wallahu A’lam bishshowab.

Comments No Comments »

Ini adalah cerita

Suatu ketika , seorang Raja meminta kepada para menteri dan punggawanya, untuk membawakan seorang perempuan yang cantik, bijaksana, pemaaf, dan segala-galanya. Waktu yang diberikan cuma seminggu. Apabila gagal, para menteri akan dihukum gantung dan punggawa dihukum rajam.

Semakin lama, semakin dikit waktu tersisa, para menteri beserta punggawa belum ada yang menemukan jawaban. Alkisah ,salah satu dari mereka tanpa sengaja menceritakan hal ini kepada salah seorang tukang kebun istana. Tukang kebun, yang lugu dan tidak bisa baca tulis, memberikan sebuah kitab suci, sambil berkata “Inilah jawaban bagi Sang Raja”

Sang menteri tertegun, berusaha mencerna apa yang dikatakan si tukang kebun. Tukang kebun, tertawa, keheranan melihat keterbelalakan sang menteri. Ia berkata, Tuan, sebagaimana yang Anda tahu, saya tidak bisa baca tulis, tapi saya tahu, bahwa ini adalah kitab suci saya.” Saya hanya dapat memandanginya, sambil berharap ia memandangi saya juga, saya tidak dapat memahaminya, maka saya akan mengganggap ia adalah sesuatu yang ideal. Ia tidak menggurui, karena saya belajar hanya dari memandang dirinya, Ia tidak menghardik, karena saya tidak dapat berbuat lebih, kecuali menyentuhnya. “

“Tapi, potong si Menteri, bukan kah Raja, bahkan saya sendiri dapat membaca dan menulis?” . “Betul, jawab tukang kebun. Karena Anda sekalian dapat membaca kitab suci, dan mahir menuliskan ulang isinya, Anda sekalian kehilangan kecantikan dirinya. Karena kemahiran Anda tersebut, Anda lupa mengingat, bahwa sesungguhnya, Ia adalah teman sejati Anda.”

Bergegas sang Menteri menghadap raja, mempersembahkan kitab suci, dan selamatlah para menteri serta punggawa kerajaan tersebut.

Donald Dustbin, 11-8-2007

Comments 1 Comment »